Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikejutkan oleh masuknya dua jet tempur asing ke wilayah NKRI pada Kamis, 4 Oktober 2018. Kedua pesawat asing tersebut hingga kini belum teridentifikasi jenis dan asalnya. Sikap tak bersahabat jet tempur asing ini kemudian ditanggapi oleh TNI dengan melakukan pengejaran menggunakan F-16 Fighting Falcon dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.
Peristiwa ini berawal dari laporan Komando Setor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) yang menyatakan bahwa ada dua pesawat asing menerobos wilayah NKRI di wilayah udara Kepulauan Natuna. Laporan tersebut juga merinci bahwa pesawat penyusup tersebut menyusup pada ketinggian 15.000 kaki pada pukul 14.00 waktu setempat.

ilustrasi TNI , sumber: sumateratime.com
Menanggapi hal tersebut, TNI dengan tegas langsung memerintahkan dua jet tempur F-16 Fighting Falcon untuk menyergap pesawat tanpa identitas tersebut. Pengejaran pun dimulai. dua jet tempur F-16 Fighting Falcon berhasil menemukan dan mengkonfirmasi kehadiran dua jet asing tersebut di wilayah NKRI sesuai dengan laporan Kosekhanudnas.
Saat dua jet tempur F-16 Fighting Falcon milik TNI berusaha mendekat, kedua jet tempur asing tersebut justru 'lari' menjauh dan keluar dari wilayah NKRI. TNI tanpanya tak mau mengambil resiko dan tetap berpatroli sampai petang di wilayah tersebut untuk mengamankan dan mencegah pelanggaran wilayah udara NKRI tak terulang.

https://www.dailymail.co.uk
Natuna merupakan salah satu titik strategis untuk mencegah berbagai ancaman yang mungkin masuk, mengingat letaknya yang sangat strategis dan berada di wilayah terluar NKRI. Untuk itu, Indonesia berencana akan membangun pangkalan militer terpadu yan terdiri dari kekuatan darat, laut dan udara, kamu setuju?

Sumber:
www.inews.id/daerah/regional/270565/jet-tempur-tni-usir-2-pesawat-militer-asing-di-langit-natuna
http://tz.ucweb.com/10_3kGHH