Tradisi "sedekah laut" memang sudah menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat terutama yang berada di daerah pesisir pantai. Termasuk di daerah Pantai Batu, Desa Poncosari Kecamatan Srandakan, Bantul, Yogyakarta.
Seperti dilansir oleh suara.com; bahwa prosesi ritual 'sedekah laut' di Pantau Batu tersebut akan digelar pada hari Sabtu (13/10/2018) namun akhirnya batal diselenggarakan. Karena properti sedekah laut dirusak oleh segerombolan orang yang memakai cadar.
Baru sekali ini hal itu terjadi. Tiba-tiba datan segerombolan orang bercadar sekitar 50 orang kemudian merusak gapura, kursi, meja, dan mengobrak-abrik segala hal yang tertata rapi.
ilustrasi (ruangrakyat.com)
Gerombolan tersebut sambil membawa senjata tajam dan sambil teriak "Allahu Akabar, Allahu Akbar". Serta membawa spanduk yang bertuliskan, "Kami menolak Semua Kesyirikan Berbalut Budaya Sedekah Laut atau Selainnya".
Warga yang menyaksikan hal tersebut tidak bisa berbuat banyak sebab mereka ketakutan dengan aksi anarkis gerombolan tadi.
Sumber: suara.com/news/2018/10/14/133241/teriak-allahu-akbar-gerombolan-cadar-rusak-prosesi-sedekah-laut
http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2102742724103177?channel_id=103&host=http:%2F%2Fidstory.ucnews.ucweb.com&list_article_from=&item_type=201&content_type=0&cluster=iflow_server_indonesian&no_title=0&media_type=1&app=browser_iflow&uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvpfmtch&ver=12.2.0.1089&sver=inapppatch3&demote_type=normal&adapter=&grab_time=2018-10-15_10.24.33&lang=indonesian&comment_stat=1&comment_type=0&reco_id=c483cabe-aa27-4dae-b398-84ed38ec22e1&ucnews_rt=kHighQuality&entry=browser&entry1=shareback&entry2=widget_More&shareid=bTkwBAOfIMWeY9lPmXrBpW%2FSjmbyX7DF3IphIjBah0%2BGrg%3D%3D